Sertifikat Tanah – Masyarakat Kalbar (Kalimantan Barat) sekarang sudah bernafas lega karena penantian mereka yang sangat lama sekaarang bisa terwujud. Sekarang mereka sudah mendapatkan atau sudah menerima sertifikat tanah sebagai milik peribadi mereka. Pembagian sertifikat tanah tersebut dibagikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Penyerahan sertifikat tanah tersebut di lakukuan di Rumah Radang yang beralamatkan di Jalan Sutan Syahrir kota pontianak Kalbar, pada hari rabu 24 April 2019.

Dalam acara tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional telah mengajukan sevanyak 5.300 Sertipikat Tanah dari keseluruhan 41.247 Sertipikat Tanah Sertipikat Tanah. Program tersbut merupakan hasil dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan jumlah 14,001 bidang dan juga program Redistribusi Tanah dengan jumlah 27,246 bidang. Sertifikat tanah yang di bagikan tersebut merupakan tanah pelepasan hutan yang tersebar di 14 kabupaten di daerah Kalimantan Barat. Pada kesempatan tersebut Sofyan menjelaskan saat ini pemerintah telah menargetkan sebayak 9 juta sertifikat tanah yang akan di keluarkan untuk di bagikan ke pada masyarakat. Selain itu Sofyan juga meyakini pasti akan bertambah lagi sekitar 11 juta bahkan sampai dengan 12 juta sertifikat tanah yang akan di keluarkan. “Tahun 2018 kita targetkan 7 juta kita berhasil mencapai 9 juta dan kami yakini pada tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar,” ujar Sofyan dalam acara tersebut.

Janji Jokowi Membagikan Sertifikat Tanah

Pada acara yang berbeda Joko Widodo selaku presiden Indonesia dan juga selaku calon presiden no urut 1 akan mengembangkan program sertifikasi tanah. Ungkapan tersebut di sampaikan Jokowi pada acara kebangsaan yang di selenggarakan di Sentul International Convention Center. Joko Widodo juga sempat mengatakan bahwa pemerintah saat ini telah mengeluarkan sertifikat tanah dengan target sapai tahun depan.  “Kita telah bagikan sertifikat tanah seperti ini 5 juta lebih di 2017. Sebanyak 7 juta lebih di tahun 2018 dan kita akan membagikan target kita tahun ini 2019, 9 juta sertifikat harus dibagikan kepada rakyat,” Ungkap Jokowi dalam acara tersebut. “Tahun depan, 11 juta sertifikat harus dibagikan kepada rakyat,” tambah Joko Widodo.

Sejenak Sentul International Convention Center menjadi sangat ramai oleh relawan calon presiden no urut satu yang menghadiri acara tersebut. Setelah Jokowi mengungkapkan hal tersebut. Pembagian sertifikat tanah memang merupakan janji kampanye yang di lontarkan Jokowi bila dia terpilih lagi menjadi presiden Negara Indonesia. Jokowi juga mengatakan bahwa sertifikat tanah merupakan hal yang sangat penting dan juga memberikan peran yang sangat penting bagi pemilik tanah tersebut bila di pandang secara hukum.

Sertifikat tanah juga bisa di gunakan masyarakat untuk sebuah permodalan dengan meminjam modal di bank. Oleh sebab itu Jokowi sangat gencar membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat. “Ini adalah wujud kedaulatan dan kepastian hukum bagi rakyat. Sertifikasi tanah memberi kepastian hukum kepada pemiliknya untuk mengolahnya, untuk akses permodalan, dan kepastian untuk hak warisnya,” kata Jokowi dalam acara tersebut.

Dalam acara tersebut Joko Widodo juga sempat membahas maslah program kehutanan sosial. Saat ini pemerintah telah membagikan konsensi bagi masyarkat yang beradi di sekitaran hutan. “Kita bagikan 2,6 juta hektar konsesi seperti ini. Dari 12,7 juta hektar yang sudah kami siapkan tapi belum dibagi. Ini adalah konsesi tanah untuk rakyat. Konsesi tanah untuk rakyat kecil!” Ungkap Joko Widodo.